Pasangan EUR/USD terus melemah pada hari Senin menuju level retracement Fibonacci 38,2% di 1,1666. Rebound dari level ini hari ini akan menguntungkan euro dan membuka peluang berlanjutnya kenaikan menuju 1,1745 dan 1,1824. Sebaliknya, konsolidasi di bawah 1,1666 akan meningkatkan kemungkinan penurunan lanjutan menuju level Fibonacci 23,6% di 1,1568.

Struktur gelombang yang terlihat dalam grafik per jam saat ini sudah sangat jelas. Gelombang naik terakhir yang sudah lengkap berhasil melampaui puncak sebelumnya, sedangkan gelombang turun yang baru belum mencatatkan level terendah terbaru. Oleh karena itu, tren telah berubah kembali menjadi bullish, tetapi masih dalam kondisi tidak stabil. Gencatan senjata sementara antara Iran dan Amerika Serikat memberikan dukungan bagi pihak bull, memungkinkan mereka membentuk gelombang naik yang signifikan. Namun, tiga minggu setelah itu, tampak bahwa situasi geopolitik kembali bergerak dalam arah yang kurang menguntungkan. Hal ini dapat menyebabkan usaha bullish menjadi dibatasi atau bahkan terhenti sama sekali.
Pada hari Senin terjadi sejumlah peristiwa penting, meski banyak dari itu hanya terkait secara tidak langsung dengan ekonomi. Iran meluncurkan serangan terhadap sebuah kapal militer Amerika di Teluk Persia menggunakan dua rudal, yang memicu fase eskalasi baru. Tak lama setelah itu, serangan juga dilakukan pada kilang minyak di UEA. Washington berjanji akan memberikan respons terhadap agresi yang dilakukan oleh Iran, sehingga peluang untuk melanjutkan tindakan militer di Timur Tengah dalam minggu ini cukup besar.
Sementara itu, Donald Trump menuduh Uni Eropa merintangi kesepakatan perdagangan yang ditandatangani pada musim panas lalu. Parlemen Eropa belum memberikan ratifikasi untuk perjanjian tersebut, sehingga tarif atas impor dari AS tetap berlaku. Presiden AS mengancam akan menaikkan tarif untuk produk otomotif dari Eropa menjadi 25%. Brussels segera memberikan balasan bahwa tindakan seperti itu akan dianggap sebagai pelanggaran terhadap perjanjian yang ada, dan Uni Eropa akan merespons dengan menaikkan tarif mereka sendiri. Dengan demikian, situasi di Timur Tengah masih jauh dari stabil, dan perang dagang Trump pada tahun 2026 mungkin kembali mendapatkan momentum baru. Saat ini, pasar lebih fokus pada perkembangan di Timur Tengah, karena tarif baru dari AS tak lagi mengejutkan para investor setelah tahun 2025. Pihak bear kembali menunjukkan kekuatan untuk hari kedua berturut-turut, didorong oleh faktor-faktor geopolitik.

Pada grafik 4 jam, pasangan ini berbalik menguat terhadap dolar AS dan mulai melemah menuju level Fibonacci retracement 76,4% di 1,1617. Penolakan dari level 1,1778 kembali mengindikasikan peluang untuk penurunan lanjutan. Menurut saya, grafik per jam saat ini lebih informatif karena pergerakan harga yang relatif lemah. Bulls berhasil mengambil inisiatif sekitar sebulan yang lalu, namun kini tengah mencari pendorong pertumbuhan baru. Saat ini tidak terlihat divergensi yang muncul pada indikator mana pun.
Laporan Commitments of Traders (COT):
Selama pekan pelaporan terakhir, trader profesional menutup 316 posisi long dan membuka 5.296 posisi short. Selama tujuh minggu di bulan Februari dan Maret, keunggulan besar pihak bull menghilang, dan dalam lima minggu terakhir situasinya agak stabil. Jumlah total posisi long yang dipegang spekulan kini berada di 217.000, dibandingkan dengan 181.000 posisi short. Kesenjangan kembali melebar menguntungkan euro.
Secara keseluruhan, dalam jangka panjang, pelaku pasar besar terus menunjukkan minat yang kuat terhadap euro. Secara alami, peristiwa global—yang dalam beberapa tahun terakhir tidak pernah kekurangan—terus memengaruhi sentimen investor. Saat ini, fokus pasar tetap tertuju pada Timur Tengah, di mana konflik hanya terhenti sementara, bukan terselesaikan. Oleh karena itu, dalam waktu dekat, kurs euro terhadap dolar akan lebih sedikit bergantung pada kebijakan moneter Federal Reserve atau ECB dan data ekonomi, dan lebih banyak pada perkembangan situasi di Iran.
Kalender Ekonomi (AS dan Zona Euro):
Zona Euro: Pidato Presiden ECB Christine Lagarde (12:30 UTC)
AS: ISM Services PMI (14:00 UTC)
AS: JOLTS Job Openings (14:00 UTC)
AS: New Home Sales (14:00 UTC)
Pada 5 Mei, kalender ekonomi memuat empat peristiwa, dua di antaranya cukup penting. Dampak arus berita terhadap sentimen pasar mungkin mulai terasa pada paruh kedua hari.
Prakiraan dan Tips Trading EUR/USD:
Penjualan pasangan ini dimungkinkan hari ini jika terjadi konsolidasi di bawah 1,1666 pada grafik per jam, dengan target 1,1568. Posisi beli sebelumnya direkomendasikan pada pantulan dari 1,1666 dengan target 1,1745, yang sudah tercapai. Peluang beli baru bisa muncul kembali pada pantulan dari 1,1666 dengan target 1,1745.
Level Fibonacci retracement ditarik dari 1,2082 ke 1,1410 pada grafik per jam dan dari 1,1474 ke 1,2082 pada grafik 4 jam.